Template Information

Home » , » Istana Bingung Karena Bawang

Istana Bingung Karena Bawang

Berita15 - Konsumen banyak yang terkejut dengan kenaikan harga bawang merah yang cukup signifikan itu. Apalagi kenaikannya cukup cepat, hanya berlangsung selama beberapa pekan.Akibatnya, bnyak konsumen yang mengurangi pembeliannya, kalau semula biasa membeli 2 kilogram, kini menjadi 1 kilogram atau setengah kilogram. Di tengah tingginya harga bawang merah, stok bawang merah di pasar tradisional diakui para pedagang semakin menipis.

Sementara itu, tersendatnya pasokan bawang lokal membuat bawang impor membanjiri pasar di sejumlah daerah. Seperti diberitakan media massa, pedagang distributor dan pengecer di Pekanbaru mengaku pasokan bawang impor dari Cina dan Thailand lebih mudah didapatkan ketimbang bawang lokal dari Jawa dan Sumatra Barat. Seorang pedagang lainnya, Saiful (50), mengatakan bahwa saat harga bawang terus naik, membuat pedagang juga lebih memilih menjual bawang impor sebab harga bawang tersebut lebih murah daripada bawang lokal.

Harga bawang putih dan bawang merah impor kini mencapai Rp 40 ribu per kilogram (kg), sedangkan harga bawang lokal Rp 45 ribu per kg. "Harganya tentu lebih murah bawang impor," katanya. Kebijakan pembatasan impor tersebut kuat dugaan masih memiliki celah karena tindakan penyelundupan bawang impor melalui Kota Dumai, Riau. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Petugas Bea dan Cukai (BC) Kota Dumai pada tanggal 4 Maret lalu yang menggagalkan penyelundupan impor bawang sebanyak 27 ton. BC Dumai menyita empat unit mobil truk colt diesel dengan kemasan sebanyak 1.326 karung bawang yang masing-masing ukuran 20 kg bawang dari Thailand.

Menurut SBY, para menteri terkait tidak kompak dalam upaya mengatasi permasalahan ini. Menteri yang dimaksud adalah Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian. "Saya memang marah kemarin, karena urusan bawang merah dan putih ini berhari-hari kurang cepat, kurang kongklusif, dan kurang nyata penanganannya," ujar SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat 15 Maret 2013 lalu.

Soal bawang merah, lanjut SBY, Indonesia sebenarnya merupakan negara eksportir. Namun pada musim-musim tertentu memang harus melakukan impor guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. "Saya pernah ke Brebes langsung dan berdialog dengan petani bawang merah, saya mengerti apa yang dirasakan petani kita," kata SBY.

Sedangkan untuk bawang putih, menurut SBY, mayoritas kebutuhan Indonesia memang dipenuhi dari produk impor, khususnya dari China. Soal keluhan harga bawang putih yang membumbung tinggi di pasaran, itu lantaran pasokan impor sempat tertahan di pelabuhan.

Ini presiden apa pedagang bawang?

0 komentar:

Posting Komentar

Trending Topik

Test Footer 2

Berita Islam

Berita Islam

Featured Today

Berita Unik

Berita Unik

Trending Topic